2.000 Pasukan Pelangi di Jakut Terima Bantuan Paket Sembako
Sebanyak 2.000 petugas lapangan atau Pasukan Pelangi di Jakarta Utara, Kamis (4/12), menerima bantuan paket sembako dari Yayasan Mawar Sharon melalui program GMS (Gerakan Mawar Sharon) Peduli.
"Ini energi positif yang memperkuat solidaritas dan kebersamaan di Jakarta Utara,"
Penyerahan bantuan ini dilakukan di Halaman Plaza Barat Kantor Wali Kota Jakarta Utara dan dihadiri Plt Wakil Wali Kota Fredy Setiawan, serta Pembina Yayasan Mawar Sharon Elianto Wijaya.
Menurut Fredy, bantuan ini sebagai bentuk penghargaan kepada para petugas yang setiap hari bekerja menjaga kebersihan dan kenyamanan kota.
Pasukan Pelangi Bersihkan Material Sisa Kebakaran di Angke"Ini energi positif yang memperkuat solidaritas dan kebersamaan di Jakarta Utara. Terima kasih kepada Mawar Sharon Peduli yang telah menginisiasi kegiatan ini," ucap Fredy.
Fredy menilai, kehadiran Pasukan Pelangi yang setiap hari bekerja keras menjaga dan merawat kota memang patut mendapat apresiasi.
“Trotoar bersih, taman yang terawat, saluran lancer, semua itu adalah hasil kerja keras mereka. Meski sering tak terlihat, dampaknya dirasakan seluruh warga,” katanya.
Menurut Fredy, pembangunan kota tidak bisa berjalan sendiri dan harus ada kolaborasi dari seluruh elemen.
"Semoga kegiatan seperti ini menjadi inspirasi buat semua stakeholders di Jakarta Utara," tuturnya.
Pembina Yayasan MSP, Elianto Wijaya, menjelaskan bahwa GMS Peduli berkomitmen menjadikan program ini sebagai kegiatan rutin setiap tahun.
"Kami menilai bantuan ini tidak sebanding dengan upaya dan kerja keras mereka, tetapi kami harap ini bisa membantu dan meringankan dalam kebutuhan sehari-hari," tuturnya.
Salah satu petugas PPSU dari Kelurahan Tugu Selatan, Robbi (38), mengaku tidak menyangka mendapatkan perhatian dan bantuan seperti ini.
“Saya senang sekali dapat bingkisan ini, walaupun belum tahu isinya apa. Tapi rasanya usaha dan kerja saya dihargai,” tambahnya.
Hal serupa disampaikan personel Pasukan Hijau dari Sudin Pertamanan Jakarta Utara, Budi (45) juga merasa bangga atas perhatian yang diberikan.
“Alhamdulillah, ini sangat membantu dan berarti sekali. Saya bersyukur mendapat bantuan ini, semoga program seperti ini terus ada karena sangat dibutuhkan teman-teman di lapangan,” tandasnya.